• Minggu, 23 Januari 2022

PT Chevron Pacific Indonesia dan YCAB Foundation, Mendukung Kementerian Kesehatan dalam Vaksinasi Massal

- Jumat, 26 November 2021 | 16:00 WIB
Peserta sedang divaksin oleh petugas I-SERVE VACCINE (Ist)
Peserta sedang divaksin oleh petugas I-SERVE VACCINE (Ist)

STRATEGI.ID - Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI per tanggal 30 September 2021, baru 8,5 juta warga Jawa Barat yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis 2 termasuk didalamnya vaksinasi massal.

Angka ini jauh dibawah target provinsi Jawa Barat yakni 70% atau setara 37 juta warga yang diharapkan sudah divaksin melalui program vaksinasi massal sebelum Desember 2021 berakhir.

Apalagi jika menilik dari target masyarakat umum dan rentan sebanyak 27 juta jiwa di Jawa Barat, namun baru tercapai 4,2 juta jiwa. Melihat urgensi ini, PT. Chevron Pacific Indonesia bekerjasama dengan YCAB Foundation lewat program i-SERVE Vaccine Jawa Barat, mengadakan vaksinasi massal yang menyediakan layanan vaksin bagi usia 12 tahun ke atas untuk masyarakat umum, penyandang disabilitas serta kelompok masyarakat rentan.

Agar optimal menjangkau berbagai wilayah, i-SERVE Vaccine Jawa Barat diadakan di sejumlah lokasi berbeda di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bekasi sejak bulan Oktober 2021 lalu.

Baca Juga: Buat Anda yang Masih Penasaran ,Stop Cari Link Film Perverse Family!

Albert Simanjuntak, Presiden Direktur PT. Chevron Pacific Indonesia menyampaikan, “Saya berharap program ini dapat membantu Pemerintah Indonesia dan khususnya Kementerian Kesehatan dalam mencapai target kekebalan populasi yang dicanangkan oleh Pemerintah, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat bergulir.

Selain itu, sejalan dengan nilai-nilai Chevron yang selalu mengedepankan kemanusiaan, program ini juga menyasar penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus yang lebih rentan terpapar dengan Covid-19 dan membutuhkan perhatian khusus dalam memvaksinasi.”

Oleh pemerintah, penyandang disabilitas kini menjadi salah satu prioritas kelompok untuk program nasional vaksinasi Covid-19. Alasannya, penyandang disabilitas lebih rentan terpapar Covid-19 karena sulit menerapkan protokol kesehatan akibat disabilitas yang dimilikinya.

Baca Juga: Menuai Komentar Positif, Fuji Fokus Asuh Keponakan Gala Anak Vanessa Angel dan Bukan Pansos

Disabilitas tertentu misalnya tuna netra, terpaksa menyentuh berbagai objek umum yang memiliki resiko tercemar virus Covid-19 agar dapat mengidentifikasi kondisi sekitarnya. Selain itu, penyandang disabilitas juga masih terbatas atau terkendala mendapat layanan kesehatan, seperti belum meratanya ketersediaan jalur kursi roda. Covid-19 juga bisa memperparah kondisi kesehatan para penyandang disabilitas tertentu karena imunitas yang lebih rendah dari pada orang pada umumnya.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Sampaikan Sikap Indonesia untuk Kasus Myanmar

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:30 WIB

M Achadi Rektor UBK Di Era Presiden Soekarno

Sabtu, 22 Januari 2022 | 11:30 WIB
X