• Minggu, 23 Januari 2022

FSPPB Apresiasi Putusan MK yang Nyatakan UU Cipta Kerja Inkonstitusional

- Jumat, 26 November 2021 | 15:00 WIB
FSPPB Apresiasi Putusan MK yang Nyatakan UU Cipta Kerja Inkonstitusional (Pribadi)
FSPPB Apresiasi Putusan MK yang Nyatakan UU Cipta Kerja Inkonstitusional (Pribadi)

STRATEGI.ID - Pada hari Kamis tanggal 25 November 2021 Mahkamah Konstitusi telah membacakan putusan mengenai Uji Formil Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja (UU Ciptakerja). Mahkamah Konstitusi dalam amar putusannya telah mengabulkan Permohonan Uji Formil UU Cipta Kerja yang pada pokoknya menyatakan:

Pertama,  Pembentukan Undang-Undang Cipta Kerja bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai “tidak dilakukan perbaikan dalam waktu 2 tahun sejak putusan diucapkan”.

Kedua, Undang-Undang Cipta Kerja masih tetap berlaku sampai dengan dilakukan perbaikan pembentukan sesuai dengan tenggang waktu sebagaimana yang telah ditentukan.

Baca Juga: PLN: Standardisasi Akan Percepat Transisi Ekosistem Kendaraan Listrik

Ketiga, Memerintahkan kepada pembentuk Undang-Undang untuk melakukan perbaikan dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun sejak putusan diucapkan dan apabila dalam tenggang waktu tersebut tidak dilakukan perbaikan maka Undang-Undang Cipta Kerja menjadi Inkonstitusional secara permanen;

Keempat,  Apabila dalam tenggang waktu 2 (dua) tahun pembentuk Undang-Undang tidak dapat menyelesaikan perbaikan Undang-Undang Cipta Kerja maka Undang-Undang atau Pasal-Pasal atau Materi-Materi yang telah dicabut atau di ubah oleh Undang-Undang Cipta Kerja harus dinyatakan berlaku kembali;

Kelima, Menangguhkan segala tindakan atau kebijakan yang bersifat strategis dan berdampak luas serta tidak dibenarkan pula menerbitkan peraturan pelaksana baru yang berkaitan dengan Undang-Undang Cipta Kerja.

Baca Juga: Tambah Lagi Jagoaan dari Papa Sultan Andara Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) selaku salah satu dari Pemohon Uji Formil UU Ciptakerja dalam perkara Nomor 107/PUU-XVIII/2020 memberikan apresiasi terhadap Mahkamah Konstitusi yang menyatakan UU Ciptakerja Inkonstitusional/bertentangan dengan UUD 1945 meskipun dinyatakan secara bersyarat.

Arie Gumilar selaku Presiden FSPPB dalam keterangan pers tertulisnya, Jumat (26/11/2021) menyampaikan bahwa putusan MK tersebut telah membuktikan UU Ciptakerja dibuat secara serampangan oleh DPR dan Pemerintah terlebih UU Ciptakerja ini cenderung berpihak kepada investor atau pengusaha dan mengesampingkan nasib pekerja. 

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Sampaikan Sikap Indonesia untuk Kasus Myanmar

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:30 WIB

M Achadi Rektor UBK Di Era Presiden Soekarno

Sabtu, 22 Januari 2022 | 11:30 WIB
X