• Minggu, 23 Januari 2022

KPAI Apresiasi Siber Bareskrim Polri, Usai Tangkap Seorang Predator Seksual di Game Free Fire

- Rabu, 1 Desember 2021 | 13:00 WIB
KPAI melalui Komisionernya, Retno Listyarti mengapresiasi Dittipid. Siber Bareskrim Polri (KPAI)
KPAI melalui Komisionernya, Retno Listyarti mengapresiasi Dittipid. Siber Bareskrim Polri (KPAI)

STRATEGI.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi Dittipid. Siber Bareskrim Polri, karena berhasil menangkap seorang predator seksual anak berinisial S.

Dari rilis KPAI yang diterima strategi.id menerangkan, Kasubdit I Dittipid. Siber Bareskrim Polri pelaku melancarkan aksinya melalui game Free Fire. S mengiming-imingi dan memaksa korbannya untuk melakukan VCS.

Komisioner KPAI, Retno Listyarti menyampaikan keprihatinannya atas kejahatan siber yang menimpa anak-anak berusia antara 9 sampai 11 tahun itu. Hal ini bisa terjadi dikarenakan pelaku bisa mengakses nomor phonsel korbannya.

Baca Juga: Sejumlah Pihak Apresiasi Tindakan Kepolisian Tidak Memberikan Izin Keramainan Pelaksanaan Reuni 212

“Disinilah anak sangat perlu didampingi orang tua dalam melakukan komunikasi dengan orang asing di dunia maya.” ujar Retno dalam siaran berita tertulis yang diterima strategi.id pada Rabu (01/12/2021).

Lebi lanjut, Retno mengatakan anak-anak perlu dibekali pengetahuan dalam memanfaatkan internet. Baik saat berselancar menggunakan media sosial (Medsos), maupun game online seperti Free Fire.

“Kekerasan seksual pada anak terjadi karena anak adalah pihak yang tidak berdaya, rentan menjadi korban manipulasi oleh iming-iming pelaku, dan masih membutuhkan orang dewasa untuk mengarahkan dalam mengambil keputusan.” terangnya.

Baca Juga: Penanganan Aksi Kejahatan Terorisme di Indonesia Harus Didukung oleh Semua Pihak

Dalam kasus yang berhasil diungkap Siber Bareskrim Polri, pelaku mengiming-imingi korban dengan janji akan memberikan 500-600 diamond (alat transaksi game online). Jika dirupiahkan, nilainya sebesar Rp100 ribu.

Halaman:

Editor: Suriel Tauruy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Sampaikan Sikap Indonesia untuk Kasus Myanmar

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:30 WIB

M Achadi Rektor UBK Di Era Presiden Soekarno

Sabtu, 22 Januari 2022 | 11:30 WIB
X