• Minggu, 23 Januari 2022

Semangati Puan Maharani, Ustadzah Sebut Ratusan Pesantren Istighosah Kubro Doakan Kelancaran RUU TPKS

- Kamis, 13 Januari 2022 | 09:00 WIB
Puan Maharani di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/01/22) (dpr.go.id)
Puan Maharani di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/01/22) (dpr.go.id)

STRATEGI.ID - Salah satu aktivis yang menyampaikan aspirasi terkait RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) kepada Ketua DPR RI Puan Maharani adalah perwakilan ulama yang berspektif terhadap perempuan.

Puan Maharani pun mendapat dukungan semangat untuk memperjuangkan agar RUU TPKS segera dirampungkan.

Ustadzah dari Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), Nur Rofiah menyatakan hasil musyawarah yang dilakukan pihaknya menegaskan bahwa kekerasan seksual hukumnya haram baik di dalam maupun di luar perkawinan.

Baca Juga: Prediksi Semifinal Piala Liga Leg 2 Tottenham vs Chelsea, Siapa yang Melaju ke Babak Final?

Salah satu Musyawarah KUPI pun merekomendasikan adanya sistem perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual.

“Karena itu tentu saja kami sangat mendukung pengesahan RUU ini. Apabila disahkan, itu tidak hanya melindungi bangsa dari menjadi korban kekerasan seksual yang itu jelas kezaliman tetapi juga melindungi bangsa dari menjadi pelaku kezaliman atau pelaku kekerasan seksual itu sendiri,” kata Rofiah.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan audiensi dengan Puan Maharani di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/01/22).

Selain Rofiah, ada belasan aktivis perempuan dari berbagai elemen dan latar belakang yang ikut menyalurkan aspirasinya kepada Puan Maharani.

Baca Juga: Liga 1 Indonesia, Pratama Arhan Pemain Muda PSIS Semarang Punya Mimpi Berkarier Di Liga Inggris

KUPI pun pada 14 Januari lalu menggelar acara secara online mendoakan kelancaran RUU TPKS. Rofiah mengatakan, acara diikuti oleh ratusan pesantren yang ada di Indonesia.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Sampaikan Sikap Indonesia untuk Kasus Myanmar

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:30 WIB

M Achadi Rektor UBK Di Era Presiden Soekarno

Sabtu, 22 Januari 2022 | 11:30 WIB
X