• Minggu, 23 Januari 2022

LBP Pastikan Ekspor Batu Bara Sudah Diperbolehkan

- Kamis, 13 Januari 2022 | 10:00 WIB
LBP dideklarasikan jadi Capers 2024 oleh realian Sahabat LBP (Kemenko Marves/ist)
LBP dideklarasikan jadi Capers 2024 oleh realian Sahabat LBP (Kemenko Marves/ist)

STRATEGI.ID - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan ekspor batu bara sudah diperbolehkan. Malam ini, Rabu (12/01/22), sebanyak 37 kapal yang mengangkut batu bara untuk pasar ekspor diperbolehkan jalan.

"37 kapal yang sudah isi batu bara dan siap ekspor malam ini sudah boleh jalan. Ekspor secara bertahap akan terus kita jalankan," ujar Luhut di Kantornya, Rabu (12/01/22).

Luhut menegaskan keputusan ini sudah final. Ekspor resmi dibuka meski dalam pengawasan yang ketat.

Baca Juga: Ketua Umum SMSI Bertemu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Pengawasan yang ia maksud adalah perusahaan yang sudah 100 persen memenuhi kewajiban memasok kebutuhan pasar dalam negeri atau domestic market obligation (DMO), maka diperbolehkan untuk ekspor. Jika belum, maka tidak hanya dilarang ekspor tetapi juga harus terlebih dahulu melunasi denda karena tak memenuhi ketentuan DMO.

"Mereka yang gak penuhi DMO ini mereka akan kena pinalti dan akan kita audit dan kita kejar. Pemerintah bisa dapat miliaran dolar dari pinalti ini," kata Luhut.

Luhut juga memastikan dengan dibukanya ekspor batu bara secara bertahap ini juga mempertimbangkan ketersedian pasokan untuk pembangkit milik PLN. Luhut mengatakan PLN sudah memastikan bahwa pasokan batu bara untuk pembangkit sudah aman.

"Rapat ini diikuti oleh semua pihak yang terlibat dalam issue ini. Jadi PLN juga sudah aman," ujar Luhut.

Baca Juga: Liga 1 Indonesia, Jadi Rekrutan Terakhir Persija Jakarta Talenta Muda Timnas Indonesia Akan Bekerja Keras

Kata Luhut, pasokan batu bara untuk PLN per Rabu (12/01/22) malam sudah mencapai HOP 15 hari dan untuk wilayah pembangkit yang jauh HOP 20 hari sudah terpenuhi.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Sampaikan Sikap Indonesia untuk Kasus Myanmar

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:30 WIB

M Achadi Rektor UBK Di Era Presiden Soekarno

Sabtu, 22 Januari 2022 | 11:30 WIB
X