• Minggu, 23 Januari 2022

Baru 12 Hari PTM 100 Persen, 7 Sekolah di Jakarta Ditutup Karena Kasus Covid-19

- Jumat, 14 Januari 2022 | 21:30 WIB
Baru 12 Hari PTM 100 Persen, 7 Sekolah di Jakarta Ditutup Karena Kasus Covid-19 ( sman71.sch.id)
Baru 12 Hari PTM 100 Persen, 7 Sekolah di Jakarta Ditutup Karena Kasus Covid-19 ( sman71.sch.id)

STRATEGI.ID - Baru 12 hari DKI Jakarta melaksanakan PTM 100 persen, sudah tujuh sekolah di Jakarta ditutup sementara waktu karena ditemukan kasus virus corona (Covid-19). Salah satunya SMAN 71 Jakarta Timur dengan ditemukan kasus omicron.

Hal ini disampaikan oleh wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Kamis kemarin (13/01/22).

"Kemarin sudah ada tujuh sekolah yang kami tutup untuk sementara waktu. Nanti masih dilihat perkembangannya memang belum ditutup semuanya, karena Jakarta masih memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM 100 persen secara terbuka. Kecuali memang sekolah-sekolah, kelas yang memang dipastikan ada pandemi covid di situ," ungkap Riza.

Baca Juga: 8 Film Kartun Untuk Edukasi Anak Di Rumah

Riza tidak menjelaskan secara rinci sekolah mana saja yang telah ditemukan kasus Covid-19. Dia hanya menyampaikan berapa lama waktu penutupannya tergantung dari temuan kasus. "Jadi tergantung kasusnya, di bawah 5 persen itu 5 hari dan jika di atas 5 persen itu 14 hari," jelasnya.

Penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dimulai sejak 3 Januari 2022. Dalam pelaksanaannya, kapasitas ruang kelas bisa terisi 100 persen dengan durasi belajar 6 jam.

Riza pastikan bahwa pelaksanaan PTM 100 Persen di Jakarta tetap berjalan meskipun ada temuan seorang siswa tertular varian Omicron karena hingga saat ini DKI masih memenuhi persyaratan PTM 100 persen sebagaimana tercantum dalam SKB 4 Menteri.

Baca Juga: Selamatkan Indonesia Dari Oligarki Perusak Negara

Riza juga mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menutup ribuan sekolah hanya karena ada temuan satu kasus di salah satu sekolah.

"Masa kasus di satu dua sekolah, terus menutup ribuan sekolah? Jadi semua kan diskrining setiap sekolah," katanya.

Kendati demikian Riza tetap menegaskan bahwa evaluasi terkait pelaksanaan  PTM 100 persen terus berjalan.

"Evaluasi ada jenjangnya di internal masing-masing, setiap hari evaluasi, setiap hari, setiap minggu, sampai ke tingkat Menko, ke tingkat Presiden juga kami evaluasi," katanya.

Baca Juga: Tak Hanya Ghozali, Ridwan Kamil Ikut Jualan Lukisan di NFT Segini Penghasilannya

Pemprov DKI menerima semua masukan terkait dengan pelaksanaan PTM didengarkan dan menjadi perhatian. "Sementara kita masih laksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada," ujar dia.

Semua Jenjang

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur, Linda Romauli mengatakan sekolah yang ditutup terdiri dari semua jenjang, Sekolah tersebut adalah SMAN 71, SMK Malaka, SMPN 252, SMPN 62, SDN 01 Jati, dan SMA Pelita 3.

Linda juga menjelaskan di SMAN 71, SMK Malaka, SMPN 252, SDN 01 Jati dan SMA Pelita 3, kasus Covid-19 masing-masing ditemukan pada satu siswa.

"Di SMAN 71, kasus Covid-19 merupakan probable omicron. Sementara di SMPN 62, kasus positif ditemukan pada seorang guru, " Jelas Linda.

Baca Juga: Liga 1 Indonesia, Bali United Bersyukur Amankan Tiga Poin Dari Persib Bandung

Linda menyampaikan bahwa sesuai SOP, sekolah langsung ditutup jika ada yang terpapar sampai tracing clear. Dirinya menyampaikan bahwa semua yang terpapar itu dalam kondisi tanpa gejala.

"Mereka yang terpapar, juga telah diVaksin," kata Linda Kamis kemarin (13/01/22).

Menurut Linda, dua dari tujuh sekolah tersebut akan kembali dibuka pada Senin mendatang (17/01/22) lantaran penelusuran kontak telah selesai dan tidak ditemukan kasus positif lainnya.

Halaman:

Editor: Bernadetha Inggar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Sampaikan Sikap Indonesia untuk Kasus Myanmar

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:30 WIB

M Achadi Rektor UBK Di Era Presiden Soekarno

Sabtu, 22 Januari 2022 | 11:30 WIB
X