• Jumat, 20 Mei 2022

Update DPR RI, Telah Merampungkan Revitalisasi Pasar Legi, Puan Maharani Apresiasi Kinerja PUPR

- Jumat, 21 Januari 2022 | 12:00 WIB
Peresmian Jembatan Gantung Girpasang dilakukan Puan Maharani usai meresmikan Pasar Legi Solo, Kamis (20/01/22). (dpr.go.id)
Peresmian Jembatan Gantung Girpasang dilakukan Puan Maharani usai meresmikan Pasar Legi Solo, Kamis (20/01/22). (dpr.go.id)

STRATEGI.ID-Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengapresiasi kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang telah merampungkan revitalisasi Pasar Legi, Solo, Jawa Tengah.

Puan Maharani menjelaskan revitalisasi pasar yang pernah terbakar hebat pada 2018 ini, awalnya diharapkan selesai pada tahun 2021. Namun, karena pandemi Covid-19 yang membutuhkan refocusing anggaran, akhirnya baru dapat diresmikan pada awal Januari 2022 saat ini.

“Saya beberapa waktu lalu pernah datang ke sini dengan Wali Kota Solo, dan Menteri PUPR untuk lihat renovasi Pasar Legi yang baru saja dibangun dan belum selesai. Lalu, saya tanya kapan bisa diselesaikan? Akhirnya komitmen itu dijalankan KemenPUPR, yang tadinya mau diresmikan pada 2021 tapi ditunda karena Covid-19 dan akhirnya baru bisa diresmikan pada hari ini,” ujar Puan Maharani saat sambutan peresmian revitalisasi Pasar Legi, Solo, Jawa Tengah, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Diplomat Amerika Serikat Diserang Sindrom Havana, CIA Tegaskan Bukan Bagian Dari Operasi Militer Asing

Puan berharap pasca revitalisasi, pasar yang terdiri dari tiga lantai ini nantinya bukan hanya bermanfaat untuk masyarakat Solo semata, tapi juga bagi masyarakat di Solo Raya (Surakarta).

Sebab, dengan hadirnya pasar, dapat terlihat indikator pergerakan ekonomi di masyarakat bawah. Juga dapat terlihat indikator sosial keamanan saat pedagang satu sama lain saling berjualan serta interaksinya dengan pembeli.

“Di pasar, kita juga bisa evaluasi bagaimana harga barang, apakah kebutuhan sandang, pangan, papanp sudah dapat terpenuhi di masyarakat, apakah ketersediaannya ada atau tifak. Karena itu, pasar tradisional perlu dipertahankan karena barang-barang yang dijual berasal langsung dari hasil rumah petani, kebun dan ladang dari petani, masyarakat kecil,” ujar perempuan pertama Ketua DPR RI ini.

Baca Juga: Video Panas Anggota DPRD Medan Tersebar, Akibat Dikerjai Orang yang Ngaku Polisi

Selain itu, saat peninjauan, Puan sempat mendapat keluhan bahwa saat terjadi hujan deras, tampias untuk menampung air hujan tidak cukup baik sehingga mengalirkan air hujan tersebut ke bawah pasar dan menggenangi kios-kios yang berada di lantai dasar.

Halaman:

Editor: Ilwan Nehe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahasiswa Serukan Berantas Oligarki

Kamis, 19 Mei 2022 | 21:45 WIB
X