• Jumat, 20 Mei 2022

Gus Falah: Kader Demokrat Yang Sindir Puan Maharani Tak Paham Konteks!

- Selasa, 25 Januari 2022 | 11:00 WIB
Anggota Fraksi PDIP, Nasyirul Falah Amru biasa dipanggil Gus Falah (Ist)
Anggota Fraksi PDIP, Nasyirul Falah Amru biasa dipanggil Gus Falah (Ist)

STRATEGI.ID - Anggota Fraksi PDIP, Nasyirul Falah Amru angkat bicara terkait pernyataan Deputi Bapilu Partai Demokrat (PD), Kamhar Lakumani yang menyindir Ketua DPR Puan Maharani terkait momen Demokrat ketika melakukan interupsi saat rapat paripurna pengesahan RUU Cipta Kerja tahun 2020.

Kamhar membandingkan arahan Ketum PDIP Megawati Soerkarnoputri yang mengancam kader-kadernya bila menginterupsi Ketua Majelis Tinggi PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat masih menjadi Presiden dengan sikap Puan Maharani saat mematikan mikrofon ketika anggota Fraksi Demokrat menginterupsi.

“Setiap interupsi sudah dikasih kesempatan. Tapi kalau pihak yang sama interupsi berkali-kali gimana? Kan ada batasan interupsi,” kata Nasyirul Falah Amru, Senin (24/01/22).

Baca Juga: Liga 1 Indonesia, Persib Susun Pola Latihan Untuk Hadapi Padatnya Jadwal Kompetisi

Tokoh NU yang akrab disapa Gus Falah itu meminta kader Demokrat untuk melihat utuh video momen saat insiden mikrofon itu terjadi. Ia menegaskan, Puan Maharani bersama pimpinan rapat paripurna lainnya sudah mengakomodasi seluruh fraksi yang ada di DPR, termasuk Demokrat.

“Dalam kasus insiden mikrofon ini, Demokrat kan sebenarnya sudah mengikuti pembahasan UU Cipta Kerja di semua tahapan. Baik dalam rapat kerja, Panja, tim khusus, bahkan Badan Musyawarah (Bamus). Mbak Puan Maharani saat itu hanya membantu mengatur lalu lintas interupsi dalam rapat paripurna supaya teratur,” tutur Gus Falah.

Insiden mikrofon ini terjadi saat Anggota Fraksi Demokrat bernama Irwan menyampaikan interupsi. Awalnya Irwan mendapat izin dari pimpinan sidang, Azis Syamsuddin yang ketika itu masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPR.

Namun karena isi interupsi Irwan sama dengan kolega-kolega di Fraksinya yang sudah lebih dulu menyampaikan interupsi, Azis hendak memotong pernyataannya. Hanya saja Azis tidak bisa berbicara lantaran Irwan masih terus membuka mikrofon dari meja yang bersangkutan.

Baca Juga: Liga 1 Indonesia, Jadwal Bali United di Seri Ke Empat

Azis kemudian meminta Puan Maharani mematikan mikrofon Irwan dari tombol yang ada di tengah meja pimpinan sidang. Sebab hanya tombol itu yang bisa mematikan mikrofon anggota dewan secara otomatis.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahasiswa Serukan Berantas Oligarki

Kamis, 19 Mei 2022 | 21:45 WIB
X