• Minggu, 4 Desember 2022

Aturan JHT di UU Cipta Kerja Digugat ke MK oleh Seorang Ibu Gerai Es

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 12:30 WIB
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan, penyelenggara program Jaminan Hari Tua (JHT).  (SMSolo/Dok BPJS Ketenagakerjaan)
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan, penyelenggara program Jaminan Hari Tua (JHT). (SMSolo/Dok BPJS Ketenagakerjaan)

STRATEGI.ID - Seorang karyawan Gerai Es, Samiani mengajukan gugatan uji materiil ke Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap aturan pencarian dana jaminan hari tua (JHT) yang baru dapat cair ketika usia 56 tahun, karena aturan itu dirasa merugikan dirinya.

Aturan jaminan hari tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan telah terdaftar dengan nomor 25/PUU/PAN.MK/AP3/02/2022.

Pemohon bernama Samiani menyebut aturan JHT di UU Cipta Kerja melanggar pasal 28D ayat (1), 28H ayat (3), dan 28 I ayat (2) UUD 1945. Ia meminta MK untuk mengubah ketentuan pada UU Cipta Kerja.

Baca Juga: Simak 4 Gejala Awal Kena Omicron, Mulai dari Kedinginan hingga Sakit Tenggorokan

"Pasal 35 ayat (2) dan Pasal 37 ayat (1) UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Negara yang telah diubah menjadi UU No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja bertentangan dengan UUD 1945," demikian bunyi petitum yang ditulis Samiani, dikutip website MK Jumat (25/02/22).

Samiani menilai, aturan tersebut seharusnya juga mengatur pencairan JHT untuk peserta yang berhenti kerja, baik karena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun pengunduran diri. "Ini adalah kelalaian dari pembuat UU," katanya.

Samiani mengatakan, ia akan sangat dirugikan dengan aturan tersebut apabila harus mengundurkan diri atau terkena PHK oleh perusahaan. Hal ini karena JHT baru bisa dicairkan pada usia 56 tahun sebagaimana tertuang dalam aturan turunan UU Cipta Kerja, yaitu Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 2 Tahun 2022.

Samiani harus menunggu dulu sampai usia mencapai 56 tahun sesuai ketentuan turunan dari UU a quom yaitu Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No 2 Tahun 2022, yang menyatakan Manfaat JHT bagi Peserta mengundurkan diri sebagai dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf a dan Peserta terkena PHK sebagai dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf b diberikan pada saat peserta mencapai usia 56 tahun.

Baca Juga: Harapan Akademi Tim PSS Sleman

Dirinya pun menilai bahwa Menteri Tenaga Kerja asal saja membuat aturan yang akhirnya berorientansi merugikan

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada, Semeru Alami 8 Kali Gempa Letusan Dalam 6 Jam

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:35 WIB

Berita Terkini Gunung Semeru Berstatus Awas!

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:10 WIB

13 Remaja Ditangkap Karena Bawa Sajam di Bantul

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:25 WIB
X