• Kamis, 11 Agustus 2022

Al-Quran dan Korupsi: Tafsir Surat al-Baqarah Ayat 188

- Sabtu, 30 April 2022 | 15:30 WIB
Afshad dari pixelbay
Afshad dari pixelbay

STRATEGI.ID-Sebagaimana sudah maklum bahwa al-Quran merupakan kitab samawi terakhir, yang di antara sekian fungsinya adalah sebagai pedoman hidup manusia, khususnya umat Islam.

Posisinya sebagai kitab petunjuk menjadikannya mengatur seluruh lini kehidupan agar umat manusia dapat menjalani kehidupan di dunia dengan aman dan sejahtera, sehingga tidak ada permusuhan antara sesama.

Dari sekian tips yang dirumuskan oleh al-Quran sebagai pedoman hidup adalah agar senantiasa menjaga hak orang lain, termasuk mengenai harta. al-Quran menegaskan bahwa dalam memenuhi kebutuhan hidup, maka sumber dan cara yang digunakan mesti melalui hal-hal yang benar.

Baca Juga: Komunitas Orang Muda NTT Siap Berkolaborasi dalam Menanggulangi Krisis Iklim Mulai Tahun Ini

Begitu juga harta selaku salah satu kebutuhan primer manusia harus dihasilkan dari cara yang baik. al-Quran mengatakan:

وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.” (QS. al-Baqarah: 188).

Melalui ayat ini, secara tegas Allah SWT melarang kita untuk mengonsumsi harta orang lain dengan cara-cara yang salah.

Perbuatan semacam mencuri, merampas, bermain judi, memberi dan menerima suap, dan lain sebagainya merupakan contoh cara dalam mendapatkan harta yang dilarang dengan keras.

Halaman:

Editor: Ilwan Nehe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kata-Kata Motivasi untuk Anggota Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:45 WIB

Jakarta Bergeliat Rayakan HUT RI ke 77

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:00 WIB
X