• Jumat, 20 Mei 2022

Tarif KRL Akan Segera Naik Menjadi Rp 5000, Tinggal Menunggu Waktunya Loh!

- Kamis, 12 Mei 2022 | 22:00 WIB
Tarif Kereta Api Commuter Line yang rencananya akan naik menjadi Rp 5000, yang semula tarifnya Rp 3000 (pribadi)
Tarif Kereta Api Commuter Line yang rencananya akan naik menjadi Rp 5000, yang semula tarifnya Rp 3000 (pribadi)

STRATEGI.ID - Tarif KRL Commuter Line masih dikaji untuk naik, Kementerian Perhubungan sudah menetapkan nominal kenaikan tarifnya, hanya tinggal menunggu penentuan waktunya saja kapan tarif KRL akan naik.

Dalam usulan kenaikan tarif KRL datang dari Ditjen Perkeretaapian, adapun tarif yang akan naik adalah tarif dasar sejauh 25 kilometer (km) untuk perjalanan pertama KRL.

Bila awalnya tarif KRL untuk 25 km pertama hanya Rp 3000, rencananya dinaikkan menjadi Rp 5000, tepatnya tarif KRL bakal naik Rp 2000, sementara itu untuk tarif lanjutan KRL 10 km berikutnya tetap di angka Rp 1000, tidak mengalami kenaikan.

Baca Juga: Erick: Tantangan Bangsa Indonesia Perlu Dijawab oleh Para Aktivis 98

Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyatakan usulan kenaikan tarif tersebut sejauh ini masih sama dan belum berubah, "untuk angkanya, hasil kajian kemarin masih sama," ujar Adita Rabu, (11/05/22).

Soal waktunya, Kementerian Perhubungan masih mengkajinya kapan waktu yang tepat. Pada wacana sebelumnya tarif KRL naik April, namun ternyata ditunda hingga masa Lebaran 2022 usai.

Adita mengatakan setelah lebaran saat ini sudah ada pembahasan kembali soal kenaikan tarif KRL, hanya saja dia enggan mengatakan apakah tarif KRL akan dinaikkan di sisa waktu tahun 2022 ini.

Pemerintah masih membahas waktu yang tepat untuk kenaikan tarif KRL mempertimbangkan situasi terkini di tengah masyarakat, akan ada pembahasan kembali mempertimbangkan situasi terkini, kata Adita.

Baca Juga: Diguyur Hujan, Mahasiswa Trisakti Tetap Unjuk Rasa Memperingati Tragedi 12 Mei 1998 Dikawasan Patung Kuda

Adita mengungkapkan situasi ekonomi masyarakat setelah musim mudik lebaran masih jadi pertimbangan utama, apalagi saat ini sudah cukup banyak harga komoditas kebutuhan utama mengalami kenaikan, hal itu menurutnya mempengaruhi kekuatan belanja masyarakat.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahasiswa Serukan Berantas Oligarki

Kamis, 19 Mei 2022 | 21:45 WIB
X