• Minggu, 4 Desember 2022

Di Hari Keluarga Nasional, Puan Maharani Ajak Masyarakat Dukung RUU KIA Demi Gizi Baik Anak

- Rabu, 29 Juni 2022 | 14:00 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak masyarakat menjadikan Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni  (dpr.go.id)
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak masyarakat menjadikan Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni (dpr.go.id)

STRATEGI.ID - Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak masyarakat menjadikan Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni sebagai momentum perbaikan gizi generasi penerus bangsa. Salah satu caranya adalah dengan pencegahan stunting atau permasalahan gizi kronis.

“Selamat memperingati Hari Keluarga Nasional tahun 2022 untuk seluruh keluarga di Indonesia. Mari kita jadikan momen Hari Keluarga Nasional untuk lebih aware lagi terhadap persoalan gizi anak,” kata Puan Maharani, Rabu (29/06/22).

“Karena persoalan gizi anak sangat menentukan kualitas generasi penerus bangsa. Indonesia akan maju jika memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul sehingga isu perbaikan gizi anak harus menjadi prioritas,” imbuh mantan Menko PMK itu.

Baca Juga: Wakapolri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Kostoeri

Puan Maharani pun mengingatkan, keluarga merupakan pondasi penting awal pembangunan karakter bangsa. Keluarga memiliki 8 fungsi yaitu agama, sosial budaya, cinta kasih, melindungi, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan fungsi pembinaan lingkungan untuk mewujudkan keluarga yang berketahanan.

“Dalam hal perbaikan gizi anak, secara konkret keluarga dapat mewujudkannya lewat pemberian nutrisi yang seimbang sejak ibu mengandung, memberikan kesempatan ibu dan bayi untuk bersalin dengan aman dan nyaman, memberikan ASI eksklusif, serta memperhatikan tumbuh kembang anak,” papar Puan Maharani.

Untuk mewujudkan hal tersebut, DPR tengah menggodok Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) sebagai salah satu upaya Negara dalam membantu keluarga merawat anak agar memiliki tumbuh kembang yang ideal.

Salah satu fokus dalam RUU KIA, kata Puan Maharani, adalah untuk pengentasan stunting di Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Dukung PSSI Menjadi Tuan Rumah Piala Asia 2023

“Di tengah tantangan pandemi yang belum usai, Indonesia masih harus fokus dalam menurunkan kasus stunting. Karena pada anak stunting, mereka memiliki daya memahami yang rendah. Tentunya ini menjadi kendala jika kita ingin memiliki SDM yang unggul,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada, Semeru Alami 8 Kali Gempa Letusan Dalam 6 Jam

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:35 WIB

Berita Terkini Gunung Semeru Berstatus Awas!

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:10 WIB

13 Remaja Ditangkap Karena Bawa Sajam di Bantul

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:25 WIB
X