• Rabu, 17 Agustus 2022

Akhiri Polarisasi, Belajar dari Prabowo Subianto

- Rabu, 6 Juli 2022 | 12:00 WIB
Hasanuddin, Koordinator Siaga 98, polarisasi harus dihentikan (Ist)
Hasanuddin, Koordinator Siaga 98, polarisasi harus dihentikan (Ist)

STRATEGI.ID - Akhir-akhir ini muncul kembali perdebatan soal polarisasi dan politik identitas. Tidak hanya diperdebatkan, tetapi juga muncul imbauan dan dibentuk satgas untuk mencegah politik identitas dan polarisasi menjelang Pemilu 2024.

Bahkan pada momentum Peringatan HUT Ke-76 Bhayangkara di Akademi Kepolisian Semarang, 5 Juli 2022, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan "Polarisasi tidak boleh lagi terjadi pada Pilpres, Pileg, dan Pilkada serentak 2024."

"Peristiwa ini tentu positif bagi stabilitas politik dan kualitas pelaksanaan pemilu 2024," kata Hasanuddin, Koordinator Siaga 98 melalui keterangan persnya di Jakarta, Selasa (05/07/22).

Baca Juga: Gelandang Tengah Asal Jerman Persija Jakarta

Tidak hanya itu, "Jika semua pihak dapat menarik pelajaran terhadap peristiwa luar biasa pasca kekalahan Prabowo Subianto dalam Pemilu 2019, yaitu keputusan bergabungnya Prabowo Subianto dalam Pemerintahan Jokowi sebagai mengakhiri polarisasi, maka patutlah sikap ini menjadi contoh dan tauladan kenegaraan bahwa politik pemilu ditujukan pada kepentingan bangsa dan negara," jelas Hasanuddin.

Meski diketahui bahwa sikap Prabowo ini kemudian menuai kritik dari sebagian para pendukungnya pada saat itu, maupun sebagian pihak pendukung Jokowi. 

"Namun, Prabowo Subianto membuktikan selain sikap kenegarawanannya, juga loyalitasnya pada Presiden Jokowi selama pemerintahannya patutlah diapresiasi. Tidak ada kasak kusuk, manuver politik, dan politik dua kaki Prabowo dalam Kabinet Jokowi. Loyal dan tegak lurus," tegasnya.

Dari sikap inilah lanjut Hasanuddin, "Kita harus menarik pelajaran bahwa ada optimisme dalam Pemilu 2024, bahwa kenegarawanan elit politisi penting untuk mengakhiri polarisasi dan politik identitas".

Baca Juga: Gelandang Muda Persija Jakarta Bersyukur Dapat Cetak Gol Untuk Timnas U-19

Sebab polarisasi dan politik identitas bukanlah produk arus bawah pemilih, melainkan elit politik.

Halaman:

Editor: Bobby San

Artikel Terkait

Terkini

Kemenhub Tegas Menunda Kenaikan Tarif Ojek Online

Minggu, 14 Agustus 2022 | 23:00 WIB
X