• Rabu, 17 Agustus 2022

Komisi IX Terima Aspirasi Masyarakat Terkait Isu Ketenagakerjaan

- Rabu, 6 Juli 2022 | 19:30 WIB
Ilustrasi IKA Unpam terkait mafia buruh di Banten (Foto: Dok IKA Unpam)
Ilustrasi IKA Unpam terkait mafia buruh di Banten (Foto: Dok IKA Unpam)

STRATEGI.ID-Komisi IX DPR RI menerima aspirasi dari Paguyuban Nasional Pensiunan BRI, Ikatan Korps Perwira Pelayaran Niaga Indonesia (IKPPNI), Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia, dan Forum Komunikasi Karyawan PT. Masterindo Jaya Abadi.

"Kami mendengarkan apa yang Bapak/Ibu hadapi di lingkungan kerja, Kami menyampaikan rasa keprihatinan atas situasi yang dihadapi di lingkungan kerja masing-masing. Tentu ini akan menjadi catatan bagi kami yang harus kami sampaikan kepada Mitra kami baik Kementerian Ketenagakerjaan dan juga mitra lainnya," ujar Netty di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/7/2022). Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena.


Terkait dengan permasalahan ketenagakerjaan di industri tembakau, Netty menyampaikan simpati kepada aliansi masyarakat tembakau. Menurutnya, kenaikan tarif cukai hasil tembakau harus disikapi dengan bijak. Satu sisi, rokok berdampak pada kualitas kesehatan masyarakat namun di sisi lain kebijakan cukai rokok akan berimbas pada tenaga kerja dan petani tembakau.

Baca Juga: Pembangunan Insfrakstruktur Jalan Nasional Di Nias, Presiden Jokowi Targetkan Rampung Tahun Depan

"Ini sesuatu yang memang harus disikapi secara bijak, karena satu sisi kita sedang terus mengawal prioritas nasional ketiga dari pemerintah yang ingin membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas serta berdaya saing. Namun, jika kita lihat dari maksudnya salah satunya adalah indeks kesehatan maka kita juga harus bersepakat terus kita edukasi kepada masyarakat dan kita promosikan sebagai gerakan masyarakat hidup sehat," jelas Netty


"Mudah-mudahan, jika kemudian ini menjadi satu situasi yang tidak menyenangkan bagi masyarakat atau petani tembakau, tentu yang juga harus kita dorong adalah bagaimana pemerintah melalui kebijakan dan regulasinya bisa memberikan pendampingan yang kepada masyarakat petani tembakau," sambung dia.


Sementara itu, lanjut dia, terkait aspirasi dari Paguyuban Nasional Pensiunan BRI, Ikatan Korps Perwira Pelayaran Niaga Indonesia dan Forum Komunikasi Karyawan PT. Masterindo Jaya Abadi akan menjadi catatan khusus Komisi IX dalam Rapat Bersama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan stakeholder lainnya.

Baca Juga: Asosiasi Dokter Medis Sedunia WMA Tegaskan, Hanya IDI yang Diakui Organisasi Dokter Indonesia

"Jika kita melihat konteksnya, ini terkait masalah ketenagakerjaan tetapi jika kita melihat perusahaan dan bidang yang bapak tekuni, ada melibatkan komisi lainnya. Karena itu, kita perlu mengambil langkah penguatan komunikasi melalui fraksi tidak hanya komisi IX. Sehingga makin banyak pihak yang dapat menyuarakan aspirasi Bapak/Ibu," imbuh politisi dari F-PKS ini.***

Halaman:

Editor: Ilwan Nehe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X