• Rabu, 17 Agustus 2022

Aliansi Sejuta Buruh Akan Berdemo Pada 10 Agustus Menolak Omnibus Law

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 21:00 WIB
Aliansi Sejuta Buruh akan menggelar demo pada 10 Agustus 2022  (pribadi)
Aliansi Sejuta Buruh akan menggelar demo pada 10 Agustus 2022 (pribadi)

STRATEGI.ID - Aliansi Sejuta Buruh berencana akan menggelar demo pada 10 Agustus 2022 untuk menolak pengesahan revisi Undang-Undang No.12 Tahun 2011, penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Pasca pengesahan revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (UU PPP) yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam rapat paripurna DPR, Selasa (24/05/22) siang, reaksi penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja kian menguat.

Dalam laporannya pada Rapat Paripurna ke-23 Masa Sidang V Tahun 2021-2022, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR M Nurdin menyebutkan, revisi UU PPP memiliki 19 poin perubahan di antaranya mengatur penyusunan peraturan perundang-undangan dapat menggunakan metode omnibus law, penanganan pengujian peraturan perundang-undangan, serta asas keterbukaan.

Baca Juga: Pimpinan MPR Nilai Kapolri Serius dan Tegas Usut Kasus Brigadir J

Revisi UU PPP ini disebut-sebut adalah jalan untuk memuluskan Omnibus law UU Cipta Kerja agar sesuai dengan UU PPP, kaum buruh yang tergabung di dalam Aliansi Sejuta Buruh berencana bakal melakukan aksi unjuk rasa pada 10 Agustus 2022 mendatang.

Para buruh di sejumlah daerah Indonesia memastikan diri untuk ikut turun ke jalan menuntut agar omnibus law khususnya klaster ketenagakerjaan segera dicabut oleh pemerintah.

Adapun aksi Aliansi Sejuta Buruh ini dimotori oleh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di bawah komando Jumhur Hidayat, selain buruh dari sejumlah daerah juga terdapat 40 konfederasi serikat buruh yang menyatakan diri bergabung turun ke jalan pada 10 Agustus 2022 mendatang.

Selain itu, Federasi Serikat Buruh Garment Kerajinan dan Kulit Sentra Industri Afiliasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FSB GARTEKS KSBSI) resmi merilis instruksi aksi unjuk rasa nasional bagi seluruh Pengurus Cabang FSB GARTEKS se-Indonesia.

Baca Juga: Mutasi 15 Petinggi Polri, Pimpinan Komisi III DPR Salut Keseriusan Kapolri Tuntaskan Kasus Brigadir J

“Aksi dilakukan dengan dengan cara bersatu dengan elemen buruh lain untuk melakukan aksi unjuk rasa nasional di wilayah masing-masing pada 10 Agustus 2022.” Demikian perintah Ary Joko Sulistyo, Ketua Umum FSB GARTEKS, Senin (01/08/22).

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenhub Tegas Menunda Kenaikan Tarif Ojek Online

Minggu, 14 Agustus 2022 | 23:00 WIB
X