• Rabu, 5 Oktober 2022

Jokowi Hadiri Penanaman Kelapa Genjah, Istana: Penanaman Kelapa Genjah Upaya Tingkatkan Kesejahteraan Petani

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 08:15 WIB
Presiden Joko Widodo memperlihatkan foto kelapa genjah kepada seorang petani di Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 11 Agustus 2022. Foto: BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo memperlihatkan foto kelapa genjah kepada seorang petani di Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 11 Agustus 2022. Foto: BPMI Setpres

STRATEGI.ID – Kelapa genjah merupakan jenis kelapa yang berbuah lebih cepat dari jenis kelapa lainnya. Jika kelapa lain membutuhkan 6 s.d. 8 tahun untuk berbuah, kelapa genjah hanya membutuhkan 3 s.d. 4 tahun untuk menumbuhkan buah.

Selain itu buah yang dihasilkan kelapa genjah bisa mencapai dua kali lipat dari jumlah yang dihasilkan kelapa biasa dalam satu tahun. Tinggi pohonnya pun tidak terlalu tinggi seperti jenis kelapa lain.

Kelapa genjah bisa menjadi alternatif dalam meningkatkan penghasilan petani dan pekebun. Hal itu pula yang dikatakan oleh Istana Kepresidenan melalui halaman web presidenri.go.id.

Baca Juga: Selama 10 Hari, Polda Sumbar Bersama Polres Jajaran Berhasil Ungkap 18 Kasus Perjudian

“Penanaman kelapa genjah adalah upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani, mengingat nilai tambah yang dimiliki oleh kelapa tersebut.” Dikutip strategi.id dari presidenri.go.id, Jumat (12/08/2022).

Selain itu, kelapa genjah juga bisa diolah menjadi gula dan minyak kelapa. Juga airnya bisa menjadi minuman segar yang menyehatkan.

Keunggulan dan nilai ekonomis kelapa genjah yang berpotensi membawa keuntungan bagi petani itulah mendorong pemerintah melalui Kementerian Pertanian melaksanakan penanaman kelapa genjah.

Baca Juga: 2 Pemain Arema FC Kembali Berlatih Jelang Hadapi Bali United di Liga 1 Indonesia

Seperti yang dilaksanakan di Desa Sanggang, Sukoharjo. Petani di sana menanam kelapa genjah pada Kamis (11/08/2022). Menanam jenis kelapa tersebut merupakan pengalaman baru bagi petani.

Halaman:

Editor: Suriel Tauruy

Sumber: presidenri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X