• Rabu, 5 Oktober 2022

Hukum Berat Hakim Agung yang Mengotori Keagungan Lembaganya

- Jumat, 23 September 2022 | 11:47 WIB
Pakar Komunikasi, Emrus Sihombing. (tribratanews.polri.go.id)
Pakar Komunikasi, Emrus Sihombing. (tribratanews.polri.go.id)

STRATEGI.ID - Komunikolog Indonesia, Emrus Sihombing angkat bicara terkait OTT KPK yang melibatkan Hakim Agung RI, Jumat (23/9/22).

Menurutnya, Hakim Agung yang mengotori lembaga keagungan harus dijerat hukuman seberat-beratnya. Bahkan Emrus Sihombing meminta yang mengadili kasus tersebut Hakim yang teruji kredibilitas dan integritasnya.

''Pemberian hukuman sangat berat tersebut menjadi yurisprudensi atau paling tidak rujukan bagi hakim ke depan menghukum penegak hukum yang mencoba melanggar hukum ketika melakukan tahapan proses hukum'', Kata Emrus Sihombing dalam keteranganan Pers nya yang diterima strategi.id Jumat (23/09/22). 

Baca Juga: Telah Hadir Pesaing Terbaru Xiaomi Redmi 10 5G, Mempunyai Kapasitas Baterai Besar dan Kamera Jernih

Tertangkapnya Hakim Agung (SD) kemarin oleh KPK, melengkapi sederet dugaan perilaku korupsi di tiga instansi yang sejatinya bersih dari korupsi yaitu Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Mahkamah Agung.

Sebab, kata Emrus Sihombing tiga instansi tersebut sebagai lembaga penjaga etika, moral dan penegakan hukum di seluruh Indonesia.

''Menyedihkan, ini tidak boleh dibiarkan, jika dibiarkan maka perilaku korupsi akan dipandang sebagai hal biasa, tidak lagi sebagai extra ordinari crime. Korupsi dalam berbagai modus akan terus terjadi di Indonesia dan ini berbahaya", Tutur Emrus Sihombing

Baca Juga: Tidak Hanya Dilingkungan Kampus, Kini Sekolah Menjalar Pungli

''Untung dengan SDM dan anggaran yang sangat terbatas, KPK terus gencar melakukan pemberantasan korupsi di tanah air, salah satu dalam bidang penindakan", Tambahnya

Halaman:

Editor: Ilwan Nehe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X