• Minggu, 4 Desember 2022

Pemerintah Resmi Tambah Kuota Pertalite menjadi 29,91 Juta KL dan Solar menjadi 17,83 Juta KL

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:20 WIB
Harga Minya Dunia Turun, Harusnya Pertalite Bisa Rp7.650 per Liter Lagi (istimewa)
Harga Minya Dunia Turun, Harusnya Pertalite Bisa Rp7.650 per Liter Lagi (istimewa)

STRATEGI.ID - Pemerintah resmi menambah kuota BBM jenis Pertalite dan Solar Subsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

Penambahan kuota Pertalite sebanyak 6,86 juta kiloliter (KL) dari kuota awal 23,05 juta KL. Sedangkan untuk BBM Solar subsidi, dari kuota awal tahun ini sebanyak 15,1 juta KL, ditambah 2,73 juta KL.

“Dengan kondisi perekonomian yang membaik pasca Covid 19, konsumsi BBM baik Solar maupun Pertalite mengalami lonjakan, sehingga jika tidak ditambah, kuotanya akan habis pada pertengahan Oktober 2022 untuk Pertalite, dan pada pertengahan November untuk Solar. Penambahan kuota berlaku sejak 1 Oktober 2022” ujar Kepala BPH Migas, Erika Retnowati saat ditemui di kantornya (03/10/22).

Baca Juga: 4 Cara Burung Murai Batu Gacor Saat di Gantang

Erika lebih lanjut menjelaskan , walau telah ada penambahan kuota ini, tetap harus disosialisasikan dan digencarkan penggunaan BBM Subsidi Tepat Sasaran.

Mereka yang memang mampu agar menggunakan BBM nonsubsidi, karena penggunaan BBM yang tepat pada kendaraan menjadi sangat penting selain membuat kinerja mesin mobil lebih baik, juga yang terpenting adalah bahwa subsidi diberikan kepada yang berhak.

Penambahan kuota BBM jenis Pertalite dan solar subsidi disambut positif oleh PT Pertamina Patra Niaga (PPN) sebagai Badan Usaha yang mendapat penugasan pendistribusian BBM subsidi, hal ini memberikan kepastian ketersediaan BBM Subsidi untuk masyarakat yang berhak.

“Hal ini tentu saja menjadi berita yang baik untuk masyarakat, tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan pertalite dan solar, penambahan ini diharapkan akan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat sampai akhir tahun” ungkap Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting.

Baca Juga: Mahfud MD Merilis Nama-nama TGIPF, Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 125 Orang

Sebagai informasi, sampai tanggal 30 September 2022 (unverified) realisasi solar subsidi sudah mencapai 85,81% atau sebesar 12,96 Juta KL dari kuota 15,10 Juta KL, sedangkan pertalite sebanyak 95,32% atau sebesar 21,97 Juta KL dari kuota 23,05 Juta KL.***

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Garut, BNPB: Empat Rumah dan Satu Sekolah Rusak

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:35 WIB

Getaran Gempa Garut Sangat Kuat, Warga Seperti Diayun

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:16 WIB

Gempa di Garut 6.4 SR Dirasakan hingga Yogyakarta

Sabtu, 3 Desember 2022 | 18:07 WIB
X