• Minggu, 4 Desember 2022

Program Kartu Prakerja Bakal Dilanjutkan sampai 2023, Fokus Peningkatan Kompetensi

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 20:40 WIB
Ilustrasi Kartu Prakerja Gelombang 46 dibuka  (prakerja.go.id)
Ilustrasi Kartu Prakerja Gelombang 46 dibuka (prakerja.go.id)

STRATEGI.ID - Pemerintah akan melanjutkan program Kartu Prakerja di tahun 2023. Program ini akan lebih difokuskan pada bantuan peningkatan skill dan produktivitas angkatan kerja, berupa bantuan biaya pelatihan secara langsung kepada peserta dan insentif pascapelatihan dengan ragam pelatihan skilling, reskillingdan upskilling.

Program Kartu Prakerja tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Cipta Kerja dalam Rapat Komite Cipta Kerja, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (03/10/22).

“Program Kartu Prakerja akan lebih fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja sebagaimana konsep awal program ini dicanangkan sebelum era pandemi Covid 19,” kata Menko Ekon.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok 5 Oktober 2022, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Dalam rapat tersebut, para anggota komite sepakat untuk memulai skema normal pada tahun 2023 dan akan melanjutkan skema semi bantuan sosial hingga akhir kuartal IV-2022 dengan besaran bantuan pelatihan dan insentif sama dengan sebelumnya.

“Pemerintah akan menambah anggaran sebesar Rp5 triliun dengan target 1,5 juta orang,” ujar Airlangga.

Lebih lanjut, Menko Ekon mengingatkan kepada seluruh pihak agar dapat mulai melakukan persiapan serta sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan terkait adanya berbagai perubahan mengingat skema normal akan segera dilaksanakan pada awal tahun 2023.

Selanjutnya terkait dengan pelaksanaan skema normal tersebut, kata Airlangga, pada tahun 2023 pemerintah akan melakukan penyesuaian besaran bantuan yang diterima peserta senilai Rp4,2 juta per individu dengan rincian berupa bantuan biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu yang akan diberikan sebanyak 1 kali, serta insentif survei sebesar Rp100 ribu untuk dua kali pengisian survei.

Baca Juga: Jakmania dan Bobotoh Berdampingan di Bogor, Bentuk Solidaritas untuk Aremania

Program Kartu Prakerja tersebut akan diimplementasikan secara daring, luring, maupun bauran serta memungkinkan bagi penerima bantuan sosial (bansos) dari kementerian/lembaga lainnya seperti bantuan yang disalurkan Kementerian Sosial, Bantuan Subsidi Upah, atau Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) untuk dapat menerima manfaat dari Kartu Prakerja.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Garut, BNPB: Empat Rumah dan Satu Sekolah Rusak

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:35 WIB

Getaran Gempa Garut Sangat Kuat, Warga Seperti Diayun

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:16 WIB

Gempa di Garut 6.4 SR Dirasakan hingga Yogyakarta

Sabtu, 3 Desember 2022 | 18:07 WIB
X