BMKG: Gempa Garut Akibat Aktivitas Dalam Lempeng Indo-Australia dengan Kedalaman 109 Km

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:45 WIB
Titik merah merupakan pusat gempa yang mengguncang Garut, Jawa Barat.
Titik merah merupakan pusat gempa yang mengguncang Garut, Jawa Barat.

STRATEGI.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan jenis dan mekanisme gempa Magnitudo 6,4 SR yang mengguncang Garut, Sabtu, 3 Desember 2022. Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa merupakan gempa menengah akibat aktivitas dalam lempeng Indo-Australia (intraslab).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, Sabtu, 3 Desember 2022.

Daryono menjelaskan, gempa berdampak dan dirasakan di daerah Garut dengan skala intensitas IV MMI di sejumlah wilayah. Di antaranya di Soreang, Kopo, Kalapanunggal, Sumur, Ciamis, dan Tasikmalaya.

Baca Juga: Getaran Gempa Garut Sangat Kuat, Warga Seperti Diayun

Selanjutnya dengan skala intensitas III MMI terasa di Sumedang, Lembang, Pamoyanan, Panimbang, Cikeusik, Labuan, Purworejo, Bantul, dan Kulonprogo. Serta skala intensitas II-III MMI di Cikembar, Cugenang, Palabuhan Ratu, Bandung, Bogor, Cilacap, Sawarna, Cireunghas, Bojong, hingga Yogyakarta.

BMKG mencatat, gempa tektonik terjadi Sabtu, 3 Desember 2022 pukul 16.49.41 WIB wilayah selatan Garut, Jawa Barat. Gempa memiliki parameter update dengan magnitudo 6,1 dengan episenter terletak pada koordinat 7,44° LS ; 107,51° BT.

"Tepatnya berlokasi di darat wilayah Mekarmukti, Garut, Jawa Barat pada kedalaman 109 km," tulis BMKG.***

Editor: Berry Nuryaman Hariyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Misteri Reshuffle Kabinet, Jokowi: Tunggu Besok

Selasa, 31 Januari 2023 | 22:45 WIB

Tata Cara Doa Sholat Dhuha dan Terjemahaanya

Selasa, 31 Januari 2023 | 19:52 WIB

Bor Neo Run 2023 Sukses Digelar oleh PHM

Selasa, 31 Januari 2023 | 19:48 WIB
X