Obesitas Bisa Stunting, Kok Bisa?

- Kamis, 26 Januari 2023 | 15:15 WIB
obesitas juga bisa stunting  ((instagram @cegahstunting))
obesitas juga bisa stunting ((instagram @cegahstunting))

STRATEGI.ID- Stunting bagi sebagian orang masih sangat asing di telinga. Padahal stunting adalah satu penyakit kronis pada anak dan dapat mempengaruhi perkembangan anak.

Stunting ini merupakan masalah pada gizi anak, kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama menjadi faktor pertumbuhan lambat pada anak.

Sering kali orang mengatakan bahwa anak kurus itu stunting. Padahal tidak melulu terjadi pada anak yang kurus, obesitas pun juga stunting.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 26 Januari 2023, Pegadaian Naik, Antam dan UBS Turun

Lalu, kenapa obesitas bisa stunting?

Dalam penelitian permasalah gizi ganda bisa memicu terjadinya stunting atau permasalah gizi pada anak.

Kurang gizi mengakibatkan stunting sepertinya kurangnya tinggi badan anak sesuai dengan usianya, kurangnya berat badan anak sesuai dengan usianya.

Atau bahkan kelebihan berat badan yang tidak sesuai pada usianya.

Permasalahan gizi ganda dipicu oleh individu masyarakat. Kurangnya informasi mengenai stunting di masyarakat, maka menjadi faktor individu suatu keluarga jadi memicu kelebihan gizi makro.

Dalam artian pemberian gizi makro seperti nasi, mie atau makanan yang berkabohidrat namun tidak diimbangi dengan pemberian gizi mikro seperti zat besi, vitamin, protein, dan mineral.

Baca Juga: Cegah Stunting, Ketahui Apa Penyebabnya dan Bagaimana Pencegahannya?

Ketika kelebihan gizi makro maka anak akan memiliki bobot yang lebih dari usianya bahkan bisa jadi obesitas.

Bagi sebagian masyarakat Indonesia bahwa anak yang gemuk itu lucu. Padahal harus diketahui, bahwa harus dilihat usianya, jenis kelaminnya, tinggi badannya apakah sudah sesuai dengan pertumbuhannya atau tidak.

Maka itu harus terus diberikan penyuluhan, karena tidak melulu anak yang kurus, akan tetapi obesitas pun bisa.

Halaman:

Editor: Ilwan Nehe

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X