• Senin, 20 September 2021

Andi ; Informasi Mahar 500M dari Politisi Gerindra

- Minggu, 12 Agustus 2018 | 12:34 WIB
Strategi.id - Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Resmi Diusung Mitra Koalisi
Strategi.id - Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Resmi Diusung Mitra Koalisi

Strategi.id - Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief mengatakan tak menyangka kata 'jenderal kardus' yang dia cuitkan menjadi viral. Andi lalu menjelaskan makna kardus yang dia maksud tersebut.

"Saya juga kaget itu bisa jadi viral. Yang saya maksud jenderal kardus itu kardus itu kan gampang dilipat-lipat, gampang dibuat bentuk a, format b, format c," kata Andi di depan kediaman Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/8/2018).

Menurut Andi, Prabowo yang berlatar belakang mantan jenderal semestinya keras pendirian. Meski keras, Andi menuturkan seorang jenderal harus memiliki perhitungan matang dalam mengambil keputusan.

"Harusnya jadi seperti batu gitu, keras pendirian terhadap sesuatu tapi punya hitungan. Itulah seorang jenderal menurut saya," tandas Andi.

-
Strategi.id - Cuitan akun Twiiter Andi Arif

Tudingannya mengenai mahar Rp 500 miliar dari cawapres Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS,dijelaskan Andi, informasi soal mahar itu didapat dari politisi Gerindra, Fadli Zon, Dasco Ahmad, Prasetyo, dan Fuad Bawazier.

Dalam cuitannya di laman Twitter @AndiArief_ pada Sabtu (11/8/2018) disebutkan, usia mendapat informasi tersebut, Andi Arief langsung mengunggah postingan mengenai 'Jenderal Kardus' yang kemudian menjadi polemik.

Andi Arief menjelaskan apabila tujuan mengunggah informasi tersebut adalah agar Prabowo mengetahuinya dan bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih cawapres.

"Soal Mahar ke PKS dan PAN maaing2 500 M ini penjelasan Saya: Sekjen Hinca, Waketum Syarief Hasan dan sekrt Majelis tinggi partai Amir Syamaudin mendapat penjelasan itu langsung dari tim kecil Gerindra Fadli zon, Dasco, Prasetyo dan Fuad Bawazier 8 Agustus 2018 pk 16.00 .

Besar harapan saya dan partai Demokrat Prabowo memilih Cawapres lain agar niat baik tidak rusak.

Tanggal 9 Agustus pagi, pertemuan SBY-Prabowo membahas soal bagaimana kembalikan politik yang baik dan terhormat tanpa mahar.

SBY usulkan Prabowo cari cawapres lain yang bukan Sandi, bukan AHY, bukan Zul hasan, bukan Salim Al jufri seperti permintaan Zul has agar tokoh netral.

Prabowo tetap tak hiraukan usul SBY soal tokoh netral.

Herannya Zul Has dan Salim Al Jufri juga berubah pendiriannya dari harus figur dari PAN atau PKS atau tokoh netral tiba2 sepakat memilih aetuju Sandi yang juga dari gerindra, ada apa?

Semua sudah terjadi, tapi proses ini pubik harus mengerti," tulis Andi Arief.

Diberitakan sebelumnya, tersingkirnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut-sebut lantaran Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Uno membayar PAN dan PKS masing -masing Rp 500 miliar demi diusung menjadi Calon Wakil Presiden Prabowo.

 

Editor: Danar Priyantoro

Tags

Terkini

Difitnah, Youtuber Atta Halilintar Lapor Polisi

Minggu, 19 September 2021 | 08:00 WIB

Bamsoet: Cintailah dah Belilah Produk Dalam Negeri

Sabtu, 18 September 2021 | 15:45 WIB
X