• Kamis, 2 Desember 2021

GPKN Menolak Praktek Dinasti Kekuasaan Di Nias Selatan

- Rabu, 10 Juli 2019 | 15:00 WIB
IMG-20190710-WA0015
IMG-20190710-WA0015


Strategi.id - Roda Kepemimpinan Pemerintahan di Nias Selatan sangat di sesali oleh beberapa organisasi kepemudaan, salah satunya Gerakan Pemuda Kepulauan Nias. Ini berawal ketika GPKN melihat adanya sistem pemerintahan yang menabrak regulasi dan kuatnya praktik dinasti kekuasaan di pusaran pemerintahan di bawah kepemimpinan HD-Sanolo. Jakarta, Rabu (10/7/19).





Menurut Ketua Umum GPKN Delinus Sarumaha, 3 Tahun kepemimpinan HD-Sanolo tingkat Indeks Prestasi Manusianya berada pada posisi rendah di wilayah sumatera utara, artinya tidak ada keseriusan dari pemerintahan untuk meningkatkan ini.





"3 Tahun Kepemimpinan Bupati Nias Selatan, tidak ada hal yang bisa kita banggakan, Indek Pembangunan Manusia (IPM) Nias selatan berada paling rendah di wilayah Sumatra Utara, Sistem pemerintahan yang buruk, dimana mutasi jabatan tidak lagi melalui proses lelang jabatan , etos kerja yang buruk, pelayanan publik yang buruk, Penegakan hukum yang tajam kebawah, dimana banyak laporan masyarakat terkait dugaan korup para penyelenggara kebijakan disana selalu diabaikan dan tidak pernah di tindak" Ujar Delinus Sarumaha, (11/7/19]





"Misalnya saja terkait Dana Desa dimana banyak aparat desa diduga menyelewengkan dana desa dan juga Bantuan Pendidikan bagi masyarakat miskin melalui KIP juga banyak laporan masyarakat terkait hal itu juga diabaikan, pelayanan kesehatan yang buruk, masyarakat miskin tidak lagi bisa berobat di pusat-pusat pelayanan kesehatan masyarakat, bantuan –bantuan lainnya buat rakyat miskin juga yang selalu diselewengkan" Lanjutnya.





Delinus menyampaikan bahwa kejadian ini sangat miris, dalam pusaran pemerintahan justru Hilarius Duha sibuk membangu dinasti kekuasaanya.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Terkini

Erick Thohir Resmi Jadi Anggota Kehormatan Banser

Senin, 29 November 2021 | 11:00 WIB
X