• Selasa, 25 Januari 2022

Stafsus BPIP Dukung Polri Tindak Tegas Youtuber Penista Agama

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 15:00 WIB
Staf Husus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Romo Antonius Benny Susetyo memberikan paparan dalam suatu seminar. (Bpip.go.id)
Staf Husus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Romo Antonius Benny Susetyo memberikan paparan dalam suatu seminar. (Bpip.go.id)

Strategi.id – Penistaan agama kembali dilakukan oleh oknum youtuber. Setelah Yahya Waloni dan Paul Zhang, seminggu belakangan publik tanah air dibuat geram oleh penistaan agama yang dilakukan oleh Muhammad Kece. Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus (Stafsus) Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo mendukung dan mendoorong langkah tegas dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menindak tegas penista agama, khsusnya yang baru saja dilakukan oleh Muhammad Kece.

Baca Juga: Polri Terapkan Konsep Presisi di Dua Kasus, Satunya Penistaan Agama di Sumut

“bagi para youtuber yang menghina agama apapun, baiknya mereka disomasi. Jangan diberi tempat di media sosial, dan aparat penegak hukum, dalam hal ini Polri harus menindak tegas mereka yang melakukan penisataan agama apa pun, saya dukung upaya penegakan hukum itu,” ujar Stafsus Ketua Dewan Pengarah BPIP itu, Selasa (24/08/21).

Baca Juga: Romo Benny: Fenomena Buzzer Akan Terus Jika Pendidikan Literasi Lemah

Menurut Rohaniwan yang dalam empat tahun mengabdi sebagai Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP itu, secara etis perlakuan dari para youtuber yang melaukan penistaan agama jelas telah menciptakan keresahan bahkan melukai hati nurani seluruh umat beragama. Nilai beragama itu sacral dan suci, maka tidak bisa dijadikan bahan olok-olok.

Baca Juga: Keadilan Sosial Itu Amanat Semua Agama

Dia mengajak publik untuk memiliki kesadaran merawat ke-Indonesiaan dan kemajemukan, juga mengingatkan, “kita yang memiliki ratusan keyakinan agama, serta ribuan suku dan etnis harus diperkokoh nilai-nilai persatuan itu dengan merawat menjaga keragaman kemajemukan tanpa menghina keyakinan agama siapapun.”

Baca Juga: Romo Benny: Pancasila Penting Diajarkan Kembali ke Publik

“selain publik, masyarakat, Kominfo juga bisa segera memblock kanal youtube atau menegur akun youtube dan medosos yang melakukan penistaan terhadap agama,” pinta Benny.

Halaman:

Editor: Suriel Tauruy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X