• Kamis, 21 Oktober 2021

KPAI Akan Gelar Rakornas, Usai Sejumlah Kepala Daerah Nyatakan PTM

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 10:15 WIB
Retno Listyarti-Komisioner KPAI (Istimewa)
Retno Listyarti-Komisioner KPAI (Istimewa)

Strategi.id - PPKM di sejumlah daerah mulai mengalami penurunan level. Oleh karena itu sejumlah kepala daerah mulai mengeluarkan pernyataan akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) usai daerahnya dinyatakan masuk PPKM level 1 sampai 3. Hal itu sesuai arahan dari Mendikbudristen, Nadhim Makarim dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI.

Baca Juga: KPAI: Orangtua Terpapar COVID-19 Perlu Lakukan Mitigasi Resiko, Demi Pengasuhan Anak-anak

Merespon pernyataan tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan menyelengarakan rapat kerja nasinoal (Rakornas) secara daring pada Senin (30/08/21). Komisioner KPAI, Retno Listyarti menjelakan agenda Rakornas adalah menyampaikan hasil pengawasan PTM di 10 provinsi.

Baca Juga: KPAI: PTM Harus Didasarkan Kesiapan Infrastruktur dan Protokol kesehatan/SOP, Bukan Faktor Guru Sudah Divaksin

"(Red: Rakornas) untuk menyampaikan hasil pengawasan PTM di 95 sekolah pada 10 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I Yogjakarta, NTB, Bali, Bengkulu dan Kalimantan Barat," ujar Retno Listyarti melalui siaran pers yang diterima strategi.id, Sabtu (28/08/21).

Baca Juga: KPAI: Pandemi Covid-19 Berpotensi Membuat Ribuan Anak Kehilangan Orangtua

Selain itu, Retno Listyarti menginformasikan dalam Rakornas juga akan disampaikan hasil survei serta pengawasan vaksinasi kepada anak berusia 12 sampai dengan 17 tahun yang telah dilakukan. Survei dilakukan menggunakan aplikasi google form, dan diikuti oleh 86.286 partisipan atau responden, melibatkan siswa dan siswi jenjang pendidikan SD/MI, SMP/Mts, SMA/SMK/MA serta SLB.

Baca Juga: Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Mencegah Lahirnya Lost Generation

"Adapun asal daerah para partisipan (survei dan pengawasan vaksinasi anak) berasal dari 34 provinsi di Indonesia, bahkan diikuti juga peserta didik dari Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Singapura dan Filipina. Survei dilaksanakan pada 3 - 9 Agustus 2021 setelah sebelumnya dilakukan ujicoba kuisioner 30 -31 Juli 2021." terangnya.

Halaman:

Editor: Suriel Tauruy

Sumber: Rilis KPAI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengusaha Kritik Mangkraknya Lahan PRPP Jawa Tengah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:55 WIB
X