• Minggu, 19 September 2021

Kominfo Alihkan Kanal Aduan Telepon/SMS Spam Ke @aduanPPI

- Sabtu, 11 September 2021 | 12:50 WIB
Kominfo Alihkan Kanal Aduan Telepon/SMS Spam ke @aduanPPI (Dok:Kominfo)
Kominfo Alihkan Kanal Aduan Telepon/SMS Spam ke @aduanPPI (Dok:Kominfo)

STRATEGI.ID - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengalihkan kanal aduan panggilan telepon atau SMS yang tidak dikehendaki (spam) melalui media sosial twitter @aduanPPI. Kanal aduan itu juga bisa digunakan masyarakat untuk melaporkan panggilan telepon atau spam penipuan.

“Telah dilaksanakan penyesuaian kanal pengaduaan media sosial akun twitter resmi milik BRTI dari @aduanBRTI menjadi @aduanPPI,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Wayan Toni Supriyanto di Jakarta, Jumat (10/9/21).

Baca Juga: Sinergi Lima Instansi Tingkatkan Layanan Pengaduan Masyarakat SP4N-LAPOR

Menurut Sesditjen PPI pengalihan itu menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 112 tahun 2020 tentang Pembubaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

“Khususnya pasal 2 huruf J yang menyatakan bahwa pelaksanaan tugas dan fungsi BRTI dilaksanakan oleh Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika,” ujar Wayan.

Baca Juga: Laporan ke Kejagung Terhadap Jaksa di Kejati Kepri Bukan Kali Pertama

Kanal aduan media sosial twitter itu dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan panggilan telepon atau SMS yang tidak dikehendaki (spam) dengan mengirimkan rekaman percakapan atau capture (foto) pesan dan nomor telepon pemanggil dan/atau pengirim pesan, serta nomor telepon yang telah teregistrasi dengan benar dan berhak sesuai dengan KTP-el dan Kartu Keluarga.

Adapun kategori panggilan telepon atau pesan yang bersifat mengganggu dan/atau tidak dikehendaki dalam segala bentuk (spam), bisa berupa: permintaan untuk segera mengurus pembayaran atau transaksi tertentu, permintaan untuk mentransfer uang, pemberitahuan bahwa Anda menjadi pemenang kuis atau undian tertentu atau bahkan yang terindikasi penipuan.

Baca Juga: Tekait Kebocoran Data Pribadi BRI Life Kominfo Lakukan Investigasi

Setelah laporan terverifikasi, petugas helpdesk Kementerian Kominfo membuat tiket laporan ke dalam sistem SMART PPI dan mengirimkan pesan notifikasi dalam bentuk e-mail ke penyelenggara jasa telekomunikasi terkait yang meminta agar nomor telepon seluler (MSISDN) pemanggil dan/atau pengirim pesan diblokir.

Halaman:

Editor: Rialdo L Toruan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kawasaki luncurkan Z900 SE , Mewahnya berasa banget!

Minggu, 19 September 2021 | 06:00 WIB

Apple Resmi Luncurkan iPhone 13 dan iPhone 13 Pro

Jumat, 17 September 2021 | 17:20 WIB

Honda Indonesia Daftarkan Hak Paten Honda E

Kamis, 16 September 2021 | 15:00 WIB

F1: Valteri Bottas Start Dari P1 Untuk Sprint Race

Selasa, 14 September 2021 | 21:50 WIB
X