• Minggu, 19 September 2021

Jadikan Hilirisasi Teknologi Digital Penopang Kebangkitan Ekonomi

- Selasa, 14 September 2021 | 19:50 WIB
Jadikan Hilirisasi Teknologi Digital Penopang Kebangkitan Ekonomi (Dok:Kominfo)
Jadikan Hilirisasi Teknologi Digital Penopang Kebangkitan Ekonomi (Dok:Kominfo)

STRATEGI.ID - Lebih dari dua dekade terakhir, disrupsi teknologi berlangsung akseleratif dan membawa perubahan signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Bahkan, teknologi digital mampu mengubah gaya hidup, bahkan pola perilaku masyarakat.  

Di tengah disrupsi teknologi informasi dan komunikasi yang terjadi di seluruh belahan dunia, Pemerintah Indonesia melakukan transformasi digital. Kementerian Kominfo menyatakan langkah itu menjadi sangat krusial dalam pemulihan ekonomi nasional akibat terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Sekjen Kominfo: Jalin Kolaborasi Multipihak Percepat Transformasi Digital

"Akses terhadap teknologi digital bersama akses terhadap layanan keuangan menjadi penentu bagi kemampuan seseorang atau bahkan suatu bangsa untuk bangkit dan pulih secara ekonomi," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Mira Tayyiba dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Kominfo dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa secara virtual di Jakarta, Selasa (14/09/2021).

Sekjen Kementerian Kominfo memaparkan penetrasi internet Indonesia pada akhir Maret 2021 sebesar 76,8 persen dari total populasi, atau mencapai 212,35 juta dengan estimasi total populasi sebanyak 276,3 juta jiwa. Dengan capaian tersebut, menurut Sekjen Mira Tayyiba, Indonesia berada di urutan ke-15 di antara negara-negara Asia, dimana posisi Indonesia tersebut berada di atas rata-rata penetrasi Asia sebesar 63,9% dari populasi 4,3 miliar jiwa. Bahkan, berada di atas rata-rata dunia sebesar 65,7% dari estimasi total populasi 7,86 miliar jiwa. 

Baca Juga: Sekjen Kominfo: Bentuk Resilient Team Untuk Peningkatan Kompetensi

"Kendati belum menjangkau 100%, perubahan sudah terlihat. Bukan hanya masyarakat perkotaan, masyarakat pedesaan pun sudah dapat menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari," Sekjen.

Sekjen Kementerian Kominfo menyatakan teknologi digital seharusnya menjadi instrumen yang memperkecil kesenjangan. Namun, di tengah pandemi ada potensi menciptakan kesenjangan yang semakin lebar.  Oleh karena itu, Kementerian Kominfo berupaya mempercepat pemerataan akses teknologi dan pada saat bersamaan juga memberdayakan masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Saat Ini Pengetahuan Digital Harus Dikuasai Pelaku UMKM

"Kondisi yang kita sebut dengan digital paradox. Dengan memahami kondisi tersebut, Kementerian Kominfo secara konsisten terus berjuang untuk mempercepat peningkatan dan pemerataan akses internet yang inklusif dan memberdayakan di seluruh wilayah Indonesia," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kawasaki luncurkan Z900 SE , Mewahnya berasa banget!

Minggu, 19 September 2021 | 06:00 WIB

Apple Resmi Luncurkan iPhone 13 dan iPhone 13 Pro

Jumat, 17 September 2021 | 17:20 WIB

Honda Indonesia Daftarkan Hak Paten Honda E

Kamis, 16 September 2021 | 15:00 WIB

F1: Valteri Bottas Start Dari P1 Untuk Sprint Race

Selasa, 14 September 2021 | 21:50 WIB
X