• Rabu, 20 Oktober 2021

Hingga September 2021 Kemenkominfo Tangkal 24.531 Konten Negatif

- Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
Ilunstrasi - Konten negatif di dunia maya (Muhamed Hasan/pixelbay.com)
Ilunstrasi - Konten negatif di dunia maya (Muhamed Hasan/pixelbay.com)

STRATEGI.ID - Forum Koalisi Global untuk Keamanan Digital (World Economic Forum (WEF) Global Coalition on Digital Safety Inaugural Meeting 2021) yang berlangsung virtual digelar di Jakarta. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menjelaskan tiga pendekatan Pemerintah Indonesia untuk menangkis sebaran konten negatif di internet, yaitu di tingkat hulu, menengah, dan hilir.

“Pada tingkat hulu, kami, Kementerian Kominfo, melakukan kerjasama bersama 108 komunitas, akademisi, lembaga pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk memberikan literasi digital, mendidik masyarakat guna menyebarkan informasi yang akurat dan positif untuk menghentikan penyebaran konten negatif seperti hoaks, misinformasi, disinformasi, serta malinformasi,” papar Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate,dalam siaran persnya (17/9/21).

Baca Juga: Menkominfo: Mari Berkolaborasi Menjaga Hak Pengguna Demi Keamanan Digital

Pendekatan di tingkat menengah, Kementerian Kominfo mengambil langkah preventif untuk menghapus akses konten negatif yang diunggah ke situs web atau platform digital. 

“Ini kami lakukan apabila menemukenali adanya akun yang mendistribusikan kabar bohong dan konten palsu terkait Covid-19, soal vaksin dan vaksinasi,” tambah Menkominfo.

Baca Juga: BPIP: Generasi Milenial Harus Lawan Konten Negatif Dengan Cara Kreatif

Untuk melengkapi upaya tersebut, Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan lembaga pemerintah dan platform media sosial.  “Selain itu, kami secara proaktif menyampaikan temuan isu konten negatif melalui seluruh kanal komunikasi media sosial Kominfo, laman resmi kominfo.go.id,” ungkap Menkominfo. 

Sementara itu, di tingkat hilir, Kementerian Kominfo mendukung Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk mengambil tindakan yang tepat dalam mencegah penyebaran informasi yang salah dan menyesatkan di ruang digital

Baca Juga: Sekjen Kominfo: Jalin Kolaborasi Multipihak Percepat Transformasi Digital

“Jadi, kami melakukan pendekatan pentahelix yang melibatkan instansi pemerintah, komunitas akar rumput, media konvensional dan sosial, masyarakat sipil, serta akademisi. Pendekatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan situs web, akun media sosial, dan saluran lainnya yang dioperasikan pemerintah, antara lain untuk menangkal penyebaran hoaks, disinformasi, misinformasi maupun malinformasi yang terkait pandemi Covid-19,” jelas Menkominfo

Halaman:

Editor: Ronald Loblobly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Honda ON Tawarkan Pembelian Mobil Secara Online

Senin, 11 Oktober 2021 | 22:30 WIB

Lazada Ciptakan Pahlawan Ekonomi Digital Indonesia

Rabu, 6 Oktober 2021 | 23:00 WIB

Mau Cek Hoaks di Whatsapp , Gunakan Fitur Ini

Rabu, 6 Oktober 2021 | 10:45 WIB
X