• Rabu, 20 Oktober 2021

Fasilitasi Startup, Pemerintah Kembangkan Virtual Technopark

- Jumat, 17 September 2021 | 21:00 WIB
Fasilitasi Startup, Pemerintah Kembangkan Virtual Technopark (Dok: Kemenperin)
Fasilitasi Startup, Pemerintah Kembangkan Virtual Technopark (Dok: Kemenperin)

STRATEGI.ID - Pemerintah terus menargetkan untuk membentuk sejumlah kawasan pengembangan pusat teknologi dan inovasi atau yang biasa dikenal dengan sebutan technopark. Hingga saat ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menginisiasi terbentuknya lima pusat pengembangan industri digital (Digital Technopark).

Digital Technopark tersebut tersebar di Batam dengan pusat desain ponsel. Sementara di Bandung Technopark, IBC Semarang, TohpaTI Center/BCIC dengan pusat pengembangan animasi, dan Technopark Makassar.

Baca Juga: Jadikan Hilirisasi Teknologi Digital Penopang Kebangkitan Ekonomi

“Beberapa technopark tersebut dikembangkan sebagai pusat inovasi teknologi pengembangan produk, baik berupa hardware ataupun software yang didukung kolaborasi stakeholder terkait, termasuk para pelaku usaha dan perguruan tinggi,” ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier di Jakarta, Jumat (17/09/2021). 

Sejak tahun 2005, Pemerintah telah membangun 14 pusat-pusat pertumbuhan telematika, antara lain di Jakarta, Depok, Bandung, Cimahi, Semarang, Bali, dan lainnya. Melalui pusat pertumbuhan telematika tersebut, Kemenperin menggelar kegiatan-kegiatan yang ditujukan bagi para startup industri digital, di antaranya inkubasi, pendampingan, dan pelatihan sertifikasi.

Baca Juga: Sri Mulyani: Kemampuan Adopsi Teknologi Digital Tentukan Perkembangan Ekonomi Negara

"Mereka mendapatkan fasilitasi bantuan peralatan untuk keperluan produksi seperti serverrender farmmotion capture, komputer, printer, dan peralatan kantor lainnya," jelas Dirjen ILMATE Kemenperin.

Dirjen ILMATE menjelaskan, Kemenperin berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam mengembangkan Virtual Technopark sebagai solusi keterbatasan tatap muka dan membuka ruang kerja sama yang lebih luas. Hal ini ditandai melalui penandatangan MoU pengembangan Virtual Technopark secara hybrid dari Jakarta dan Surabaya antara Kemenperin dengan Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Indosat Ooredoo, dan Polytron.

Baca Juga: Menkominfo: Mari Berkolaborasi Menjaga Hak Pengguna Demi Keamanan Digital

“Kerja sama dengan banyak pihak, asosiasi, akademisi, perusahaan serta stakeholder yang lain akan membuat Virtual Technopark ini menjadi semakin berkembang dan turut dapat mendukung terciptanya industri yang mampu memberikan solusi bagi permasalahan bangsa, pemenuhan kebutuhan SDM yang kompeten untuk bekerja pada Sektor industri 4.0, serta riset dan prototype untuk mendukung transformasi digital sektor industri unggulan,” papar Direjen ILMATE.

Halaman:

Editor: Ronald Loblobly

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Honda ON Tawarkan Pembelian Mobil Secara Online

Senin, 11 Oktober 2021 | 22:30 WIB

Lazada Ciptakan Pahlawan Ekonomi Digital Indonesia

Rabu, 6 Oktober 2021 | 23:00 WIB

Mau Cek Hoaks di Whatsapp , Gunakan Fitur Ini

Rabu, 6 Oktober 2021 | 10:45 WIB
X