• Rabu, 27 Oktober 2021

Dukung Industri Modifikasi Otomotif, Bamsoet Bersama Sandiaga Uno Sepakati PP

- Jumat, 24 September 2021 | 21:45 WIB
Dukung Industri Modifikasi Otomotif, Bamsoet Bersama Sandiaga Uno Sepakati PP (Dok pribadi/strategi.id)
Dukung Industri Modifikasi Otomotif, Bamsoet Bersama Sandiaga Uno Sepakati PP (Dok pribadi/strategi.id)

STRATEGI.ID – Industri modifikasi otomotif tanah air berkembang cukup pesat. Namun belum ada preaturan perundang-undangan yang mengatur terkait industri modifikasi otomotif. Dukung industri modifikasi otomotif Indonesia, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesetyo (Bamsoet) bersama Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sepakat mengusulkan peraturan pemerintah (PP).

Menurut Sandiaga Uno, dukungan industri modifikasi otomotif itu akan dibuat dalam bentuk PP yang merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 24 tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif. Industri modifikasi otomotif yang terdiri dari kit car atau replika hingga restorasi, bisa menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Amerika, Australia, Inggris dan berbagai negara dunia lainnya sudah memiliki peraturan untuk melegalkan kendaraan hasil modifikasi. Indonesia harus menuju ke sana. Selain melalui Kemenparekraf, IMI bersama Kementerian Perhubungan juga akan menyusun prosedur legalitas kendaraan modifikasi, agar para modifikator memiliki acuan yang jelas dalam memodifikasi kendaraan, sehingga bisa legal digunakan di jalan raya.” terang Bamsoet saat mengunjungi Tuksedo Studio Bali Indonesia bersama Sandiaga Uno sebagai dukungan industri modifikasi otomotif, Jumat (24/09/21).

Baca Juga: Bamsoet: Cintailah dah Belilah Produk Dalam Negeri

Ketua MPR RI itu juga menambahkan dengan melegalkan kendaraan modifikasi, Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam industri modifikasi di tingkat regional Asia Tenggara, Asia, bahkan tingkat dunia. Selanjutnya akan diatur siapa pihak yang akan memiliki wewenang mengurus legalitas kendaraan modifikasi. Sebagai contoh, jika ada anggota IMI yang kendaraannya memiliki masalah pada nomor rangka berkarat atau keropos serta anggota IMI yang membuat kendaraan replika.

“Penyusunan prosedur ini tidak lepas dari dukungan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang dalam pertemuan dengan pengurus IMI Pusat pada 7 Maret 2021, menyatakan turut mendukung perkembangan industri modifikasi otomotif. Dengan catatan bukan untuk diproduksi secara massal, melainkan terbatas untuk hobi/kolektor item. Sekaligus tindak lanjut dari langkah Presiden Joko Widodo yang telah memasukan industri modifikasi otomotif dalam turunan lima sektor bidang manufaktur yang mendapat prioritas pengembangan dalam mempersiapkan Indonesia memasuki era Revolusi Industri 4.0,” ujar Bamsoet.

Baca Juga: Roasting Hammer H1 Milik Bamsoet, Unik Gagah dan Jarang Ada

Bamsoet menilai dengan adanya peraturan legalitas yang jelas, hasil karya seniman otomotif Indonesia tidak akan sia-sia. Kehebatan anak bangsa memproduksi kendaraan modifikasi tidak perlu diragukan. Seperti ditunjukan Tuksedo Studio Bali, tempat para ‘seniman’ otomotif membuat kit car kendaraan klasik legendaris.

Baca Juga: Bamsoet: Kemana Aktivis HAM dan Aktivis Perempuan di Kasus Pembunuhan Nakes di Papua

Dari mulai Porsche 356 Speedster (1957), Porsche 356 A Coupe (1955-1959), Porsche 550 Spyder (1953-1956), Mercedes Benz 300 SL Gullwing (1954 1957), Toyota 2000 GT 1968 (1967-1970), Jaguar XK 120 (1948-1954), Ferrari 250 GTO (1962-1964), hingga Maserati 450S (1956-1958), bisa diproduksi oleh Tuksedo Studio Bali. Hebatnya lagi, pekerjanya pun banyak yang berstatus mahasiswa.

Halaman:

Editor: Bobby San

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menjalankan Windows 11 dalam Sistem Android

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:00 WIB

Cara Rooting HP Android Sangat mudah dan Simple

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:30 WIB

1 Minggu Lagi WhatsApp Tidak Bisa Dipakai Untuk Hp ini

Minggu, 24 Oktober 2021 | 20:05 WIB

5 Hp Terbaik Spek Sultan Oktober 2021

Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:30 WIB

Cara Mendownload Video YouTube

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Cara Hemat Baterai Saat Handphone Anda Lowbat

Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Honda ON Tawarkan Pembelian Mobil Secara Online

Senin, 11 Oktober 2021 | 22:30 WIB
X