• Rabu, 20 Oktober 2021

Media Masa Australia Melawan Google dan Facebook, Apakah Api Perlawanan Ini akan Muncul di Indonesia?

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:00 WIB
ILustrasi Kantor Google (Denys Vitali dari Pixabay )
ILustrasi Kantor Google (Denys Vitali dari Pixabay )

 

STRATEGI.ID - Pemerintah Australia kembali membuat gebrakan melawan sejumlah perusahaan raksasa digital. Sebelumnya, Australia melawan Google dan Facebook lewat undang-undang baru yang mengharuskan keduanya membayar sejumlah uang karena menghadirkan berita dalam platform mereka.

Google dan Facebook  mencapai kesepakatan komersial terkait pembayaran media Australia, atas konten yang ditayangkan di kedua platform digital.

Hal ini dapat dicapai setelah Australia menciptakan undang-undang pertama di dunia yang bakal memaksa perusahaan digital untuk membiayai produk jurnalisme yang tayang di platformnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Pabrik Smelter Freeport di Gersik

Kini Australia berencana mendenda platform media sosial yang menerbitkan komentar-komentar yang ­mencemarkan nama.

Aksi Australia melawan perusahaan berhala digital bukan kali pertama. Awal tahun ini, undang-undang baru Australia yang dinamai Undang-Undang Tawar-Menawar Media Berita (The News Media Bargaining Code) akhirnya memaksa Google dan Facebook membayar sejumlah uang kepada media-media Australia yang berita-­beritanya muncul di platform mereka.

Facebook dan Google tidak bisa berbuat banyak dengan tuntutan Pemerintah Australia. Mereka terpaksa patuh terhadap regulasi baru itu.

Baca Juga: Mengenal Layanan Baru Google Maps Lite Navigation untuk Pengguna Sepeda dan Skuter

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Honda ON Tawarkan Pembelian Mobil Secara Online

Senin, 11 Oktober 2021 | 22:30 WIB

Lazada Ciptakan Pahlawan Ekonomi Digital Indonesia

Rabu, 6 Oktober 2021 | 23:00 WIB

Mau Cek Hoaks di Whatsapp , Gunakan Fitur Ini

Rabu, 6 Oktober 2021 | 10:45 WIB
X