DNA ‘Sampah’ Bisa Diprogram Ulang dengan Kata dan Frekuensi, Itu Sebabnya Penting Menggunakan Bahasa Ibu

- Kamis, 24 Februari 2022 | 21:45 WIB
Ada setidaknya empat juta sakelar gen yang dikemas dalam genom manusia yang berada dalam potongan DNA yang dulu pernah dianggap sebagai  (Furiosa-L)
Ada setidaknya empat juta sakelar gen yang dikemas dalam genom manusia yang berada dalam potongan DNA yang dulu pernah dianggap sebagai (Furiosa-L)

STRATEGI.ID - DNA manusia akhirnya bisa terlepas dari perangkap pola lama matriks waktu universal setelah hampir ribuan tahun terputus dari frekuensi dimensional yang lebih tinggi.

Para ilmuwan menyadari bahwa 97% dari DNA manusia adalah –yang sering mereka sebut sebagai "DNA sampah"-. Mereka menyebutnya sampah karena mereka tidak menemukan apa kegunaannya.

Ada setidaknya empat juta sakelar gen yang dikemas dalam genome manusia yang berada dalam potongan DNA yang dulu pernah dianggap sebagai "sampah."

Baca Juga: Perang Rusia VS Ukraina Ancam Kelestarian Lingkungan Hidup dan Kelangsungan Ekologi Kawasan

Namun kini ternyata sebaliknya, apa yang dianggap DNA “sampah” malah memainkan peran penting dalam mengendalikan bagaimana sel, organ, dan jaringan lain berperilaku.

Ketika para ilmuwan menyelidiki bagian "sampah" dari DNA yang sebenarnya bukan gen yang mengandung instruksi untuk protein, mereka justru menemukan suatu sistem kompleks yang mengontrol gen.

Setidaknya 80 persen DNA ini aktif dan kehadirannya memang dibutuhkan.

Baca Juga: Hari ini Menteri Agama Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

Sementara, 15-17 persen lainnya memiliki fungsi yang lebih tinggi dan sedang dalam proses dekode oleh para ilmuwan.

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X