• Kamis, 11 Agustus 2022

Akibat Serangan Rusia, Ukraina Meminta Batuan Korea Selatan di Bidang SIber buat Pengamanan Aset Digital

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 06:00 WIB
Ilustrasi serangan siber
Ilustrasi serangan siber

Ponomarenko memuji pernyataan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in bahwa kedaulatan Ukraina harus dihormati dan Seoul mendukung penyelesaian krisis secara damai, tetapi menyatakan harapan akan adanya bantuan tambahan.

"Kami juga akan berterima kasih jika Republik Korea, sebagai negara berteknologi tinggi yang sangat maju, membantu kami dalam memperkuat kemampuan keamanan siber kami," katanya dalam sebuah pernyataan yang dirilis setelah konferensi pers di Seoul, menggunakan nama resmi Korea Selatan.

Baca Juga: Soal Penundaan Pemilu, Jawaban Ailangga 'Bersayap' Tak seperti Cak Imin da Zulhas

Moon mengatakan Korea Selatan akan bergabung dengan upaya masyarakat internasional untuk menjatuhkan sanksi-sanksi ekonomi terhadap Rusia, tetapi para pejabat negara itu mengatakan mereka tidak mempertimbangkan untuk mengambil tindakan sepihak.

Seorang pejabat di kementerian luar negeri Korea Selatan mengatakan akan meningkatkan dukungan untuk Ukraina, tetapi tidak segera mengomentari potensi kerja sama di dunia maya.

Korea Selatan menunjuk Ukraina sebagai penerima utama bantuan pembangunan resmi tahun lalu, dan saat ini memberikan bantuan di bidang pendidikan, kesehatan dan administrasi publik di antara sejumlah bidang lainnya.

Baca Juga: Pesawat Terbang Dilarang Melintas ke Ukraina Oleh Otoritas Penerbangan Eropa

Ukraina hanya menyumbang sekitar 0,1 persen dari volume perdagangan Korea Selatan. Rusia adalah pemasok energi utama Korea Selatan dan mitra dagang terbesar ke-10. Beberapa perusahaan besar, termasuk Samsung Electronics dan Hyundai Motor, mengoperasikan sejumlah pabrik di sana.

Ponomarenko mendesak masyarakat internasional untuk menunjukkan solidaritas dengan menjatuhkan sanksi-sanksi terhadap Rusia dan memberikan Ukraina dukungan keuangan, militer dan bahan bakar, serta bantuan kemanusiaan.

"Kita perlu bertindak bersama dan secara terkoordinasi," katanya pada konferensi pers. [ab/uh].***

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X