• Selasa, 25 Januari 2022

Roehana Koeddoes, Jurnalis Muslimah Pertama Asal Minangkabau Muncul Google Doodle

- Senin, 8 November 2021 | 13:15 WIB
Roehana Koeddoes, jurnalis perempuan pertama di Indonesia menajdi Google Doodle 8 NOvember 2021. (tangkapan layar mesin pencari Google)
Roehana Koeddoes, jurnalis perempuan pertama di Indonesia menajdi Google Doodle 8 NOvember 2021. (tangkapan layar mesin pencari Google)

STRATEGI.ID - Setelah pelopor penyanyi dandut Indonesia Elly Khadam muncul di Google Doodle Kali ini giliran Roehana Koeddoes pada Senin (8/11/21) yang juga menandakan perayakan pelopor jurnalis Indonesia Roehana Koeddoes. Pada tanggal ini, tahun 2019 lalu pemerintah Indonesia memberikan gelar pahlawan nasional.

Roehana Koeddoes adalah jurnalis Muslimah pertama di Minangkabau. Pemilik nama asli Siti Roehana ini lahir pada 20 Desember 1884.

Dibesarkan selama era ketika perempuan Indonesia umumnya tidak mendapat pendidikan formal dan serba dibatasi, Roehana Koeddoes tetap mengembangkan kecintaan membaca lewat berbagai halaman-halaman surat kabar lokal sejak usia tujuh tahun, hingga kecintaannya pada bidang ini mulai tumbuh.

Baca Juga: Peringati Hari Ulang Tahun, Ellya Khadam Tampil Di Google Doodle

Ia adalah putri dari Moehamad Rasjad Maharadja Soetan dan ibunya bernama Kiam., saudara sebapak dengan Sutan Sjahrir. 

Roehana adalah kakak tiri dari Soetan Sjahrir, Perdana Menteri Indonesia yang pertama dan juga mak tuo (bibi) dari penyair terkenal Chairil Anwar. Dia juga sepupu Agus Salim. Roehana hidup pada zaman yang sama dengan Kartini untuk melawan emansipasi perempuan dimasa pemerintahan Hindia Belanda.

Ia dikenal sebagai jurnalis wanita pertama yang mendobrak nilai-nilai yang mengekang perempuan pada masa itu. Terutama, dari sisi pendidikan dan akses pekerjaan.

Semasa hidupnya, Roehana telah menciptakan berbagai tulisan yang mengabadikan keresahannya atas nasib perempuan kala itu. Meskipun, sejak kecil ia selalu mendapatkan kebutuhan dirinya dengan layak, mengingat ia terlahir dalam keluarga yang terpandang saat itu.

Baca Juga: Warga Tangerang Protes Google Street View Ambil Gambar di Rumahnya, Google Indonesia Minta Maaf

Halaman:

Editor: Antonius Danar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Soekarno Tahanan Politik Kolonial

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:31 WIB

Soekarno Dan RUDN Persembahan Untuk Dunia

Jumat, 21 Januari 2022 | 22:05 WIB

Mengenal Karya Intelektual Ubedilah Badrun

Rabu, 12 Januari 2022 | 11:30 WIB

Tokoh Resolusi Jihad, Sang Ulama Pemikir - Pejuang

Senin, 20 Desember 2021 | 21:50 WIB

Kisah Cinta Bung Karno Dengan Bunga-bunga Revolusi

Rabu, 10 November 2021 | 18:25 WIB

Perjuangan Heroik Moestopo Menjadi Pahlawan Nasional

Rabu, 10 November 2021 | 16:00 WIB

Tokoh Resolusi Jihad, Sang Ulama Pemikir - Pejuang

Rabu, 10 November 2021 | 15:05 WIB

Sejarah Pahlawan Revolusi Nasional Jenderal Soedirman

Rabu, 10 November 2021 | 11:10 WIB

Profil Ismail Marzuki Yang Tampil di Google Doodle

Rabu, 10 November 2021 | 09:00 WIB
X